Praja Fakultas Perlindungan Masyarakat IPDN Program Studi Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik Ikuti Praktikum SAR Bersama BASARNAS Bandung

16 Oktober 2026
Praja Fakultas Perlindungan Masyarakat IPDN Program Studi Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik Ikuti Praktikum SAR Bersama BASARNAS Bandung

Jatinangor 15 Oktober 2026 – Program Studi Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik (MKKP), Fakultas Perlindungan Masyarakat (FPM), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), menyelenggarakan praktikum Search and Rescue (SAR) dengan menghadirkan instruktur langsung dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Bandung. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Program Studi MKKP, Dr. Sulthon Rohmadin, S.STP., M.Si.

Praktikum ini merupakan bagian dari pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Praja dalam bidang keamanan dan keselamatan publik, khususnya terkait penanganan kondisi kegawatdaruratan, pertolongan pertama, serta teknik penyelamatan dan pemindahan korban.

Dalam kegiatan tersebut, Praja mendapatkan pembekalan melalui tiga materi utama, yaitu Pengantar Medical First Responder (MFR), Teknik Pemindahan Korban, dan Praktik Resusitasi Jantung Paru (RJP) secara individu. Seluruh materi disampaikan melalui penjelasan, demonstrasi, dan praktik langsung di bawah bimbingan instruktur BASARNAS Bandung.

Pada materi Pengantar MFR, Praja diperkenalkan dengan prinsip dasar pertolongan pertama dan penanganan awal terhadap korban dalam situasi darurat. Materi ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya penilaian kondisi korban, keselamatan penolong, serta ketepatan tindakan sebelum korban memperoleh penanganan medis lebih lanjut.

Selanjutnya, pada materi Teknik Pemindahan Korban, Praja mempelajari prosedur dan teknik pemindahan korban dengan memperhatikan kondisi korban serta keselamatan selama proses evakuasi. Melalui demonstrasi instruktur, Praja memperoleh gambaran mengenai penggunaan teknik dan peralatan yang sesuai untuk mendukung proses penyelamatan.

Praktikum dilanjutkan dengan Praktik RJP secara individu. Setiap Praja memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan tahapan dasar resusitasi jantung paru dengan arahan langsung dari instruktur. Sesi ini bertujuan melatih keterampilan dasar Praja dalam memberikan pertolongan pada kondisi henti jantung sesuai prosedur yang diajarkan.

Kehadiran instruktur BASARNAS Bandung memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif bagi Praja. Selain memperoleh pemahaman teoritis, Praja juga dapat mengembangkan keterampilan teknis melalui praktik langsung, sehingga lebih siap menghadapi berbagai potensi keadaan darurat yang dapat terjadi di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Program Studi MKKP Fakultas Perlindungan Masyarakat IPDN terus mendorong penguatan kompetensi Praja dalam bidang manajemen keamanan dan keselamatan publik. Keterampilan pencarian dan pertolongan, penanganan awal korban, serta kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat menjadi bekal penting bagi Praja sebagai calon aparatur pemerintahan yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Praktikum SAR ini diharapkan dapat membentuk Praja yang tidak hanya memahami konsep keamanan dan keselamatan publik, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilannya secara tepat dalam mendukung upaya perlindungan masyarakat, penanggulangan bencana, dan penanganan keadaan darurat.